Tampilkan postingan dengan label Tutorial Wordpress. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial Wordpress. Tampilkan semua postingan

Membuat Sitemap pada Wordpress

Unknown | 18.25 | 0 komentar
Selain melakukan setting permalink, satu lagi tips SEO yang berguna agar blog cepat dan lebih mudah di index oleh Search Engine seperti Google adalah dengan membuat google sitemap. Sitemap pada blog memudahkan robot search engine msilanya Googlebot melakukan index terhadap isi blog. Sitemap blog ini adalah sebuah file dalam format XML

Untuk membuat sitemap blog wordpress untuk search engine, ada cara mudah yang bisa Anda lakukan yaitu dengan menggunakan sebuah plugins. Plugins yang berguna untuk membuat sitemap untuk Search engine banyak sekali tersedia. Salah satunya yang paling sering dipakai dan yang akan saya pakai pada tutorial cara membuat sitemap pada blog blog wordpress ini adalah Google XML Sitemaps. Cara pembuatan sitemap dengan plugins Google XML sitemaps adalah sebagia berikut:
  1. Pada dashboard blog Anda klik menu Plugins » Add New.
  2. Di jendela Add New plugins, ketik “Google XML Sitemaps” (tanpa tanda kutip) pada kotak input search dan klik Search Plugins.


  3. Pada halaman hasil search plugins, klik install di sebelah kanan tulisan Google XML Sitemaps.


  4. Di jendela yang muncul klik sekali lagi tulisan Install Now yang berada di sebelah kanan atas jendela. Kemudian proses instalasi plugin Google XML Sitemaps akan dimulai.


  5. Setelah proses instalasi plugin selesai, klik Activate Plugin untuk mengaktifkan plugin Google XML Sitemaps.


Proses instalasi plugin Google XML Sitemaps telah selesai. Kini Anda perlu untuk melakukan beberapa langkah lagi untuk membuat sitemap untuk blog wordpress Anda karena dengan hanya menginstall plugins ini, sitemap Anda belum terbuat. Untuk itu lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Masih pada dashboard Anda, klik menu Setting » XML Sitemap.
  2. Pada halaman setting XML Sitemap, klik tulisan Click here pada bagian atas halaman. Kemudian sitemap akan dibuat seara otomatis


Tutorial cara membuat sitemap untuk search engine blog Wordpress Anda sudah selesai. Untuk selanjutnya, setiap Anda memposting artikel baru, sitemap akan diupdate secara otomatis. Setelah sitemap siap, selanjutnya Anda mesti mensubmit (mendaftarkan) sitemap ini ke search engine. Sitemap ini juga bisa digunakan pada search engine selain google seperti Yahoo atau Bing. Cara mendaftrakan sitemap ke Google Webmaster Tools, Yahoo dan Bing akan saya bahas pada artikel selanjutnya. 

Semoga bermanfaat

Membuat file Robots.txt di Worspress

Unknown | 18.23 | 0 komentar
Robot yang satu ini bukan robot yang bisa bergerak sendiri dengan menggunakan mesin, tapi robot ini adalah file yang diperlukan oleh sebuah blog agar bisa terindeks dengan cepat oleh search engine. Namanya Robot.txt, dengan adanya robots.txt search engine seperti Google akan lebih mudah mengindex blog Anda. Robots.txt merupakan informasi bagi search engine mengenai directry mana yang boleh diakses atau tidak. Selain itu, dengan robots.txt kita bisa memblock search engine agar tidak mengakses blog kita.

Membuat robots.txt di blog wordpress dengan selft hosting tidaklah susah. Anda bisa membuat robots.txt dengan sebuah text editor misalnya Notepad. Setelah itu disimpan dengan ekstensi .txt, file robots.txt tersebut kemudian mesti di upload ke directory public_html pada webhosting. Namun, cara membuat robots.txt dengan notepad dan menguploadnya sendiri ke web hosting mungkin cukup sulit dilakukan oleh sebagian orang. Untuk itu, agar lebih mudah dalam membuat robots.txt, Anda bisa menggunakan sebuah plugins wordpress. Nama plugins tersebut adalah KB Robots.txt.

Untuk membuat robots.txt pada blog wordpress.org pertama-tama Anda mesti menginstall plugin KB Robots.txt terlebih dahulu. Berikut caranya:
  1. Pada Dashboard blog Anda klik Plugins » Add New Plugins
  2. Di kotak pencarian plugins, ketik KB Robots.txt dan klik search


  3. Kemudian klik install pada KB-Robots.txt yang muncul pada halaman hasil cari tadi.


  4. Klik install Now pada jendela instalasi yang muncul.

  5. Setelah selesai menginstall plugin, klik tulisan Activate Plugins untuk mengaktifkan plugins.
Poses instalasi plugins KB Robots.txt telah selesai. Kini saatnya Anda memasukkan kode robots.txt melalui setting plugins tersebut. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut:
  1. ·  Masih pada dashboard blog, klik menu Setting » KB Robots.txt.
  2. ·  Selanjutnya, ketik kode berikut pada editor yang ada pada jendela setting:
User-agent: *
Disallow: /cgi-bin
Disallow: /wp-admin
Disallow: /wp-includes
Disallow: /wp-content
User-agent: Mediapartners-Google
Allow: /
User-agent: Adsbot-Google
Allow: /
User-agent: Googlebot-Image
Allow: /
User-agent: Googlebot-Mobile
Allow: /
Sitemap: http://www.helmiikhwanul.co.cc/sitemap.xml

  1. Untuk sitemap sengaja saya gunakan http://www.helmiikhwanul.co.cc karena blog ini yang memakai fasilitas dari Wordpress.org, silahkan Anda ganti dengan sitemap blog Anda. Misalkan http://www.namadomain.com/sitemap.xml. Jika belum mempunyai sitemap, silahkan baca panduan membuat sitemap untuk search engine yang telah saya post sebelumnya.
  2. Terakhir klik tombol Submit untuk menyimpan robots.txt Anda.


Sekian tutorial cara membuat robots.txt pada blog wordpress. Semoga bermanfaat. Jika Anda ingin menambahkan silahkan ajukan pada kotak komentar.

Cara Membuat Daftar Isi pada Blog WordPress

Unknown | 18.22 | 0 komentar
Halaman daftar isi pada blog sangat penting peranannya. Daftar isi akan lebih memudahkan pembaca untuk mengetahui isi dari blog atau mencari artikel pada sebuah blog. Hal ini disebabkan karena daftar isi adalah halaman arsip blog yang akan menampilkan semua konten blog secara keseluruhan. Mulai dari artikel pertama sampai dengan artikel terakhir secara berurut.  Untuk membuat sebuah halaman daftar isi pada blog wordpress caranya cukup mudah. Kenapa mudah? Seperti beberapa tutorial wordpress yang saya posting sebelumnya yaitu dengan menggunakan bantuan sebuah plugin. Salah satu plugin yang bagus untuk membuat halaman daftar isi blog menurut saya adalah WP-Archives buatan Jim Penaloza Calixto. 

Plugin WP-Archive ini akan mengelompokkan daftar isi berdasarkan bulan dan tahun dan mengurutkankannya mulai dari artikel terakhir sampai dengan artikel pertama. Selian itu, di depan setiap judul artikel akan diberikan tanggal postingnya. Disampin itu, Anda tidak perlu melakukan setting terlalu banyak untuk plugin ini dan tidak meletakkan kode yang panjang juga pada halaman daftar isi nantinya. Contoh daftar isi yang dibuat dengan plugin WP-Archives ini bisa Anda lihat di halaman Daftar Isi blog ini.

Berikut cara membuat halaman daftar isi pada blog WordPress:
  1. Yang pertama perlu Anda lakukan adalah menginstall plugin WP-Archives. Untuk itu, klik Plugins » Add New.
  2. Di halaman Install Plugins, ketik WP-Archives pada kotak pencarian dan klik Search. Pada hasil pencarian klik Install pada plugin WP-Archives 0.8 buatan Jim Penaloza Calixto.


  3. Pada jendela yang muncul klik Install Now dan proses instalasi plugin akan dimulai.


  4. Setelah proses instalasi selesai, seperti biasa, klik Activate Plugin untuk mengaktifkan plugin.
Proses instalasi plugin telah selesai. Langkah selanjutnya adalah membuat halaman daftar isi. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Buat Page baru denga mengklik Pages >> Add New.
  2. Di halaman Add New Page berikan judul untuk halaman Daftar Isi Anda. Misalkan “Daftar Isi”, “Peta Situs”, “Sitemap” atau yang lainnya.
  3. Pada kotak post editor dibawahnya, beralihlah ke mode HTML editor dengan mengklik tulisan HTML pada sudut kanan atas editor. Kemudian masukkan kode berikut:
    <!–wp_archives–>


  4. Selanjutnya, publikasikan halaman daftar isi ini dengan mengklik tombol publish.
Sampai disini cara membuat halaman daftar isi pada blog wordpress telah selesai. Kini blog Anda telah mempunyai daftar isi yang akan memudahkan pembaca untuk melihat isi keseluruhan dari blog. 

Selamat mencoba! 

Cara Membuat Daftar Isi dan Sitemap Blog WordPress

Unknown | 18.21 | 0 komentar
Daftar isi blog serupa tapi tidak sama dengan sitemap blog. Daftar Isi Blog ibarat daftar isi sebuah buku yang berfungsi mempermudah pembaca dalam menjelajah blog kita.  Daftar isi blog kita biasanya kita tujukan pada pembaca dan pengunjung blog kita sedangkan sitemap blog biasanya ditujukan pada mesin pencari seperti google dalam mempermudah penelusuran dan mengindeks tulisan kita.

Walaupun sitemap bisa kita jadikan daftar isi, namun tampilannya kurang menarik untuk pembaca karena ditujukan untuk mesin pencari. Karena itu daftar Isi sebaiknya kita buatkan halaman khusus di blog kita seperti contoh daftar isi blog ini, sedangkan sitemap cukup kita buat dalam bentuk file yang bisa didaftarkan ke google, yang biasanya berupa file xml yang tersimpan di direktori utama.

Untuk membuat daftar isi dan sitemap bisa kita lakukan dengan mudah dengan bantuan plugin yang disediakan oleh wordpress.org. Sebenarnya 1 plugin dari dagon design saja sudah cukup untuk membuat sitemap dan daftar isi blog sekaligus, namun umumnya yang “all in one” kurang optimal. Karena itu kita perlu 3 plugin yang dengan 3 fungsi berbeda yang masing-masing spesifik. 1 plugin berfungsi khusus untuk membuat sitemap blog, 1 plugin untuk membuat daftar isi blog berdasarkan tanggal atau arsip,  dan 1 plugin lagi untuk membuat daftar isi blog berdasarkan kategori.

Cara Membuat Daftar Isi Berdasarkan Kategori

  1. Install Plugin Dagon Design dengan download langsung disini lalu upload dibagian “Plugins – upload“. Atau coba cari plugin Dagon Design di bagian “Plugin – search“.
  2. Setelah selesai instalasi, langsung aktifkan plugin Dagon Design dengan klik “activate plugin” di halaman setelah instalasi, atau di bagian “Plugins – Installed – Dagon Design Sitemap Generator“.
  3. Klik plugin Dagon Design yang sudah terinstall di bagian “Settings – DDSitemapGen
  4. Lakukan konfigurasi plugin sesuai keinginan lalu klik “Update Option“.
  5. Buat halaman baru dengan nama “Daftar Isi” atau nama lain sesuka kita.
  6. Copy-Paste kode berikut di bagian isi halaman dan yakinkan mode penulisan adalah HTML bukan Visual.
<!-- ddsitemapgen -->
Publish halaman “daftar isi” tersebut dan cek hasilnya. Contoh: daftar isi blog ini berdasarkan kategori.

Cara Membuat Daftar Isi Berdasarkan Tanggal – Arsip

  1. Install Plugin WP-Archives dengan mencari plugin ini di bagian “Plugin – search“.
  2. Setelah selesai instalasi, langsung aktifkan plugin WP-Archives dengan klik “activate plugin” di halaman setelah instalasi, atau di bagian “Plugins – Installed – WP-Archives“.
  3. Buat halaman baru dengan nama “Arsip” atau nama lain sesuka kita.
  4. Copy-Paste kode berikut di bagian isi halaman dan yakinkan mode penulisan adalah HTML bukan Visual.
<!--wp_archives-->
Publish halaman “arsip” tersebut dan cek hasilnya. Contoh: daftar isi blog berdasarkan tanggal atau arsip.

Cara Membuat Site Map Blog

Sitemap blog sebenarnya sudah dibuat juga ketika kita mengaktifkan plugin dagon design, namun pilihannya sangat terbatas sehingga kurang optimal.  Banyak plugin lain yang juga bisa membuat sitemap, namun plugin terbaik untuk sitemap adalah “XML-Sitemap Generator For WordPress”.
  1. Install Plugin “Google XML-Sitemaps” dengan mencari plugin ini di bagian “Plugin – search“.
  2. Setelah selesai instalasi, langsung aktifkan plugin “Google XML-Sitemaps” ini dengan klik “activate plugin” di halaman setelah instalasi, atau di bagian “Plugins – Installed – Google XML-Sitemaps“.
  3. Klik plugin “Google XML-sitemaps” yang sudah terinstall di bagian “Settings – XML Sitemap
  4. Lakukan konfigurasi plugin sesuai keinginan lalu klik “Update Option“.
Plugin ini otomatis mendaftarkan sitemap blog kita ke berbagai mesin pencari, namun untuk lebih meyakinkan kita perlu mendaftarkan sendiri sitemap blog kita di google webmaster.

Cara Mendaftarkan Site Map Blog Di Google

Mendaftarkan Site map blog kita di google bisa dilakukan setelah blog kita terdaftar di google. Untuk itu bisa lihat tulisan sebelumnya mengenai cara mendaftarkan blog kita di google.
  1. Login ke Google Webmaster.
  2. Klik blog yang sitemapnya ingin kita daftarkan.
  3. Di bagian dashboard google webmaster untuk blog tersebut klik “Site Map“.
  4. Di bagian sitemap, klik “submit a sitemap“.
  5. Masukkan nama file sitemap yang telah kita buat (biasanya sitemap.xml) dan klik “submit”
  6. Sitemap kita sudah terdaftar dan kita bisa cek 1 jam kemudian untuk melihat ada tidaknya pesan error untuk sitemap tersebut.

Kesimpulan

Keempat cara di atas sebaiknya kita lakukan untuk mempermudah penjelajahan blog kita tidak hanya oleh mesin pencari seperti google tapi juga oleh pembaca dan pengunjung blog kita. Bila ada kesulitan dalam menerapkan cara-cara di atas silahkan tinggalkan komentar disini.

Menampilkan Judul Artikel Dari Kategori Tertentu di Wordpress

Unknown | 18.19 | 0 komentar
ali ini saya akan membahas bagaimana cara menampilkan kategori tertentu di wordpress. Dengan menampilkan kategori tertentu di sidebar akan lebih memudahkan promosi artikel kita untuk lebih banyak dibaca oleh pengunjung. Dan otomatis jumlah page views blog kita akan bertambah. Untuk menampilkan beberapa judul artikel berdasarkan kategori tertentu di WordPress.com memang tidak menyediakan widgetsnya. Namun kita bisa menggunakan widgets RSS untuk mengambil feed dari blog kita sendiri. Dan ternyata cara ini juga berhasil untuk mengambil feed dari posting yang dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu.

Bagi temen-temen yang tertarik untuk menampilkan judul dari kategori tertentu, berikut adalah cara memasangnya:

Langkah pertama:
  1. Silahkan login ke admin WordPress.com Anda.
  2. Klik [Settings] > [Reading].
  3. Pada Syndication feeds show the most recent, isikan jumlah sindikasi yang akan ditampilkan. Hal ini berguna untuk menampilkan jumlah posting di widgets RSS nantinya.
  4. Dan klik tombol [Save Changes].
Langkah kedua:
  1. Aktifkan widgets Categories Anda.
  2. Pada sisi kiri halaman  klik menu [Appearance] >>[Widgets].
  3. Pada halaman ‘Widgets’ pilih widgets [Categories] yang ingin anda pasang di sidebar dengan meng-klik tahan dan geser ke menu [Sidebar].
  4. Setelah anda letakkan di menu ‘Sidebar’, klik tombol [Save].
Langkah ketiga:
  1. Buka halaman blog Anda.
  2. Lihat tampilan widget Categories yang telah aktif di sidebar Anda.
  3. Kemudian arahkan kursor tepat pada salah satu judul kategori dan klik [Copy Link Location] untuk mengambil URL dari judul kategori tersebut. 

    Menggunakan browser Mozilla Firefox
  4. Selanjutnya paste-kan dulu di notepad.
    Contoh URL kategori: http://creatingwebsite-maskolis.blogspot.com/category/wordpress/
Langkah keempat :
  1. Kembali lagi ke Admin Anda.
  2. Sekarang aktifkan widgets RSS.
  3. Kemudian copy URL kategori yang ditaruh di notepad tadi dan paste-kan pada kolom [Enter the RSS feed URL here:].
  4. Berikan judul widgets RSS pada kolom [Give the feed a title (optional):] sesuai keinginan Anda
  5. Dan silahkan tentukan jumlah item/judul posting yang tampil pada [How many items would you like to display?], jangan isikan melebihi poin 3 (tiga) pada Langkah pertama diatas.
  6. Jika selesai klik tombol [Save].
Biasanya untuk sesaat feed tidak akan tampil, tunggulah beberapa menit hingga proses sindikasi selesai dan item akan tampil.

Upload File Themes dan Plugin Wordpress dengan FTP Filezilla

Unknown | 18.18 | 0 komentar
Tutorial Wordpress kali ini akan membahas mengenai cara upload file themes dan plugin Wordpress dengan menggunakan FTP Filezilla. Seperti kita ketahui, mengganti sebuah themes pada blog wordpress memang tidak semudah mengganti themes pada blog berplatform blogspot. Pada kesempatan kali ini, saya akan menggunakan metoda upload file themes dan plugin wordpress melalui FTP client yaitu Filezilla, tidak menggunakan fitur file manager dari cpanel yang disediakan pihak web hosting.

FTP atau File Transfer Protocol merupakan alat untuk mentransfer file yang biasanya dilakukan untuk mentransfer file dari 1 ip ke ip lain atau dari PC ke hosting dan sebaliknya. Namun kali ini saya lebih spesifik mengenai bagaimana menggunakan FTP untuk mentransfer file dari PC ke Hosting atau sebaliknya. Banyak software yang bisa digunakan sebagai saran FTP, Pada tutorial wordpress kali ini saya menggunakan Software FTP Client Filezilla. Selain gratis, Filezilla ini mudah digunakan dan sangat powerfull. 

Untuk lebih jelas bagaimana cara upload file theme dan plugin Wordpress dengan menggunakan FTP Filezilla adalah sebagai berikut :
  1. Pastikan software Filezilla telah terinstal di komputer anda. Jika belum anda dapat mendownload software filezilla gratis di http://filezilla.sourceforge.net. Setelah mendownload, silakan instal program tersebut.
  2. Buka program filezilla, lalu masuk ke menu site manager
  3. Kemudian klik pada New Site
  4. Isi host dengan nama domainanda, misal host: helmiikhwanul.co.cc gunakan port 21 pada logontype pilih normal lalu isi user dan password sesuai login ke cpanel anda
  5. Setelah itu klik pada menu Advanced
  6. Pada passive transfer mode setting, pastikan check pada use passive mode. Lalu klik ok Setelah selesai pengaturan klik connect
  7. Setelah terhubung ke server, maka akan tampak tampilan sebagai berikut:
  8. Kolom di sebelah kiri adalah directori pada komputer anda, sedang di sebelah kanan adalah directori pada server hosting website anda. Untuk upload anda tinggal mencari file pada komputer anda yang hendak diupload, lalu pindahkan dengan men‐drug file tersebut ke kolom sebelah kanan ke folder yang sesuai. Agar bisa diakses oleh pengunjung pastikan file yang anda upload berada pada folder public_html.
  9. Setelah selasai anda tinggal menutup program tersebut, maka otomatis akan disconnect
Itu tadi tutorial wordpress pada hari ini, jika anda mengalami kesulitan isi kotak komentar yang ada di bawah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Mengganti Template (Theme) Wordpress

Unknown | 18.17 | 0 komentar
Setelah teman-teman membuat blog di Wordpress.com, hal pertama yang mesti diperhatikan adalah tampilan theme yang akan dipakai. Secara default saat kita ngeblog pertama kali di WordPress menggunakan theme ‘P2by Automattic. Bila anda bosan atau theme tersebut tidak sesuai dengan selera anda dan anda ingin menggantinya, anda bisa mengganti theme tersebut tanpa takut installisasi yang susah.bootingskoBlog

Untuk Wordpress.com theme yang disediakan terbatas, tapi sangat menarik dan beragam. Setelah anda menemukan theme yang disukai, berikut cara untuk mengganti theme di WordPress :
  1. Login ke Admin WordPress anda >> [Dashboard]
  2. Pada sisi kiri halaman  klik menu [Appearance] >> [Themes].
    wordpress maskolis
  3. Kemudian muncul halaman ‘Manage Themes’, pada halaman tersebut pilhlah theme sesuai dengan selera anda.
  4. Bila anda sudah menemukan theme yang sesuai dengan selera anda, klik [Preview] theme pilihan anda tersebut.
  5. Muncul halaman ‘Activate Theme’, bila anda yakin ingin mengganti theme default anda dengan theme pilihan anda, klik link [Activate "nama theme"] pada sebelah kanan pojok atas.
  6. Dan bila anda ingin membatalkannya klik tanda [ X ] pada pojok kiri atas.
Demikian tadi langkah-langkah untuk mengganti tampilan theme di Wordpress.com, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Memasang Widget pada Halaman Tertentu

Unknown | 18.15 | 0 komentar
erkadang karena beberapa alasan, mungkin Anda ingin menampilkan widget hanya pada halaman tertentu saja. Contohnya, form berlangganan melalui email blog ini. Widget tersebut tidak tampil pada single post. Hal ini disebabkan karena pada single post, form berlangganan artikel sudah muncul di bawah postingan. Jadi saya rasa tidak perlu lagi menampilkannya di sidebar. Untuk itu, saya melakukan sedikit penaturan agar widget tersebut hanya tampil pada halaman tertentu saja.

Untuk menampilkan widget blog pada halaman yang kita inginkan saja, ada sebuha cara yang bisa Anda lakukan yaitu dengan menggunakan bantuan sebuah plugin. Plugin ini bernama Widget Context. Widget Context dibuat oleh Kaspars Dambis dan sampai saat posting ini dibuat telah mencapai versi 0.7. Dengan plugin widget context Anda bisa mengatur agar widget mucul pada halaman tertentu saja.

Cara Install Plugin Widget Context
Sebelum menggunakan plugin ini, terlebih dahulu Anda mesti melakukan instalasi plugin ini ke blog wordpress Anda. Berikut cara menginstall plugin Widget Context pada blog Wordpress Anda:
  1. Klik Plugins » Add New pada dashboard blog Anda.
  2. Di halaman Add New plugin, ketik Widget Context pada kotak pencarian dan klik Search.
  3. Setelah hasil pencarian muncul, klik Install pada plugin bernama Widget Context by Kaspars Dambis, versi 0.7
  4. Selanjutnya pada jendela yang muncul klik Install Now dan proses install plugin di mulai.
  5. Setelah proses instlasi selesai, klik Activate Now untuk mengaktifkan plugin.
Proses installasi telah selesai sampai disini dan plugin Widget Context telah aktif. Selanjutnya Anda mesti mengatur widget agar tampil pada halaman tertentu seusai dengan keinginanan Anda.

Cara menampilkan widget pada halaman tertentu dengan plugin Widget Context
Untuk mengatur agar widget hanya muncul pada halaman yang Anda inginkan, cara cukup gampang. Anda bisa mengaturnya melalui halaman pengaturan widget. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Klik Appearance » Widgets.
  2. Klik tanda panah pada bagian pojok kanan atas widget yang tepasang di sidebar Anda.
  3. Anda akan menemukan menu baru bagian bawah widget. Pada pengaturan ini, tandai pilihan Show on Selected. Kemudian, di bawahnya pilih halaman dimana widget akan tampil. Apakah di Front Page, Blog Index, Single Post, Single Page dan lainnya dengan memberikan tanda cek pada opsi yang di pilih.
  4. Setelah pengaturan selesai, klik tombol Save untuk menyimpan pengaturan widget.
  5. Semuanya telah selesai. Kini widget blog Anda akan muncul pada halaman yang Anda pilih saja pada pengaturan tadi.
Sekian cara menampilkan widget pada halaman tertentu saja. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Tip Menarik Hati Pengunjung Website untuk Action

Unknown | 16.46 | 0 komentar
Website merupakan etalase dari “dagangan” Anda. Makanya website tidak hanya perlu tampil bagus, tetapi juga harus menarik pelanggan untuk datang dan datang lagi. Berikut ini tip dari Infusionsoft agar website Anda menarik hati para prospek untuk menindak-lanjuti tawaran Anda.
Tanyakan pada diri Anda sendiri pertanyaan berikut:
1. Ke bagian mana pertama kali mata Anda menuju? Anda hanya memiliki waktu beberapa detik untuk menarik perhatian pengunjung, maka pastikan hal menarik – yang pertama kali terlihat itu – sesuatu yang penting.
2. Dapatkah Anda memberi tahu konten website dengan cepat? Lagi, Anda hanya punya waktu sedikit untuk mengomunikasikan ciri khas konten Anda, sebelum pengunjung meninggalkan website. Jadi tampilkan kekhasan secara jelas dan menarik.
3. Apakah informasi penting di tersebut di atas terletak di bagian atas halaman? Pastikan hal penting seperti opt-in forms dan Unique Selling Proposition tersedia tanpa harus penggulungan layar.
4. Apakah manfaat website bagi pengunjung telah jelas? Pengunjung Anda ingin mempelajari dengan cepat manfaat website Anda. Kemukakan manfaat-manfaatnya secara ringkas dan jelas di homepage.
5. Apakah “call to action” jelas? Bila pengunjung menyukai apa yang dilihatnya, mereka ingin tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Hal ini antara lain berupa BUY NOW, START A FREE TRIAL, atau hanya DOWNLOAD A FREE REPORT.
6. Apakah warna-warna dan font justru mengganggu? Warna-warna yang terlalu menyala, animasi yang bergerak cepat, atau font yang maenyolok dapat mengganggu. Pengunjung akan bingung dan mereka segera akan meninggalkan website Anda.
7. Apakah secara personal Anda merasa akrab dengan pengunjung? Konsumen ingin membeli dari orang, bukan mesin. Akrablah dengan prospek Anda dengan berlaku jujur, lugas, dan menggunakan gaya percakapan.
8. Adakah link ke jejaring sosial? Banyak orang yang ingin sedikit riset sebelum membeli. Link ke situs jejaring sosial akan memberikan gambaran kepada pelanggan potensial tentang Anda (dan mungkin sedikit testimoni dari pelanggan lain).
Begitu Anda mengetahui ada yang harus diperbaiki, buatlah rencana untuk mulai melakukan perubahan. Anda tak harus melakukan semua perubahan sekaligus, tetapi Anda dapat memperbaikinya secara bertahap. (Sumber: Infusionsoft)

WordPress 3.3: Navigasi lebih Mudah dan Cepat

Unknown | 16.44 | 0 komentar
WordPress 3.3 yang juga dinamai dengan “Sonny” – untuk menghargai jazz saxophonist Sonny Stitt – sudah bisa di-download atau di-upgrade lewat layar admin.
Anda yang sudah instal WordPress, maka di layar admin ada tawaran upgrade. Setelah upgrade maka layar dashboard akan dipenuhi dengan informasi mengenai WordPress 3.3.
Perubahan menonjol ada pada navigasi menu. Dengan menaruh kursor di atas menu, submenu dengan sendirinya muncul. Anda tinggal klik pilihan yang Anda kehendaki. Ini mempercepat Anda mengakses pilihan menu karena meniadakan klik mouse berkali-kali.
Di bagian atas layar juga ada toolbar dengan menu dropdown untuk melakukan sesuatu dengan lebih cepat seperti posting artikel, moderasi komentar, update plugin, dan lain-lain.
Upload file sekarang juga lebih mudah. Pada versi sebelumnya Anda harus mengklik ikon upload berdasarkan jenis file. Sekarang Anda tinggal upload dan isian akan ditampilkan untuk mengisikan informasi yang diperlukan.
Menambah foto atau file lain ke artikel yang sedang Anda buat  juga lebih mudah. Anda tinggal menyeret gambar dari desktop dan taruh di uploader, baik satu per satu atau beberapa file sekaligus. Dan sekarang jenis file yang di-upload juga mendukung format rar dan 7z.
Untuk mengetahui lebih banyak fitur baru pada WordPress 3.3 ini silakan menuju ke codex-nya.
Dirumah saya juga menyediakan jasa pembuatan Almari, Kursi , Meja Belajar dll
Seperti gambar diatas sebagai model Awal Desain kami.
Apabila anda berminat segera hubungi saya di Nomor 085747417786
 
Pendukung: Catatan Dayat | Muzzamil Hidayat | Mas Template
Copyright © 2011. Catatan Ku - All Rights Reserved
Template Modify by Muzzamil Hidayat
Proudly powered by Blogger